Kamis, 23 Oktober 2014

Log Out Button pada League of Angels ??



Beberapa waktu yang lalu saya sedang ingin iseng mencoba salah satu game MMORPG online bernama League of Angels. Sebelumnya saya tidak pernah main game kecuali Sim Date atau game selevel Tetris. Awalnya merasa agak bingung dengan fitur dan quest yang ada, namun setelah 4 jam berkutat dengan game tersebut tanpa henti, akhirnya saya mencapai level 24. Namun di sinilah masalah berawal.......... ketika saya merasa lelah dan ingin log out, saya bingung mencari tombol log out atau semacamnya, saya bertanya pada beberapa friends di friend list dan respon mereka lebih kepada: just close the window or your browser. Saya sempat bingung dan bertanya berkali-kali: "is it auto save?", dan mereka menjawab: "we hope so".

Akhirnya karena lelah saya pun menutup window dengan berharap cemas dan mencoba log in, namun, damn! i started from lvl 0!

Mungkin saya memang ditipu oleh pemain lain atau memang tidak ada log out button?
Saya mencari info dan ternyata adaaaaa saja yg mempunyai masalah seperti ini..




Padahal lagi pingin belajar main game, somehow ini sedih banget... Jika ada yg tahu bagaimana log out game ini dengan benar atau log in lagi dengan akun yg sama, akan lebih menyenangkan jika memberitahu saya yang belum berpengalaman ini. hadehhh (-___-) 4 jam yang sia-sia...

Rabu, 22 Oktober 2014

PENAWARAN DAN PERMINTAAN PASAR


HISTORYA ARDIYANTI

ILMU EKONOMI

KEKUATAN PENAWARAN DAN PERMINTAAN PASAR
Pasar Kompetitif adalah pasar yang di dalamnya banyak pembeli dan penjual sehingga masing-masing pembeli dan penjual memiliki pengaruh yang sangat kecil terhadap harga pasar.
Pasar Kompetisi Sempurna adalah pasar yang memperjualkan barang yang sama dengan banyaknya penjual dan pembeli yang memonopoli harga pasar.
Pasar Kompetisi Tidak Sempurna adalah pasar dimana salah satu pihak mendominasi atau bahkan memonopoli harga pasar.

PERMINTAAN
Hukum Permintaan berbunyi “jika semua hal dibiarkan sama, ketika harga suatu barang meningkat, maka jumlah permintaannya akan menurun”.
Jumlah Permintaan adalah jumlah barang yang rela dan mampu dibayar oleh pembeli.
Skedul Permintaan adalah tabel yang menunjukan hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah permintaan barang tersebut.

Variabel yang dapat menggeser kurva permintaan;
a.       Pendapatan
b.      Harga barang terkait (subtitusi/komplementer)
c.       Selera
d.      Harapan
e.       Jumlah pembeli

PENAWARAN
Hukum Penawaran berbunyi; “jika semua hal dibiarkan sama, ketika harga suatu barang meningkat ,maka jumlah penawaran akan meningkat.”
Jumlah Penawaran adalah jumlah barang yang rela dan mampu dijual oleh penjual.
Skedul Penawaran adaah tabel yang menunjukkan hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah penawaran barang tersebut.

Variabel yang dapat menggeser kurva penawaran;
a.       Harga Input
b.      Teknologi
c.       Harapan
d.      Jumlah penjual

10 Prinsip Ekonomi



BAB 1 (Principles of Economics; oleh Gregory Mankiw)

OICOSNOMOS---à Ilmu yang mengatur rumah tangganya sendiri.

10 PRINSIP EKONOMI
1.      Manusia selalu menghadapi trade-off
Manusia akan selalu mengalami trade-off (pertukaran), bukan hanya dalam bentuk uang dengan barang dan jasa, namun dapat juga berupa suatu peluang dengan kegiatan lain. Sebagai contoh, Ani menggunakan waktu yang seharusnya dapat ia gunakan untung bermain dan berbelanja dengan belajar dan menonton film. Manusia selalu mencari efisiensi dalam mencapai tujuan, efisiensi adalah mendapatkan keuntungan maksimum dengan menggunakan sumber yang terbatas.
2.      Biaya suatu hal adalah sebesar berapa banyak biaya yang Anda korbankan untuk mendapatkannya.
Dikarenakan manusia selalu mengalami trade-off, dalam membuat keputusan dibutuhkan pertimbangan antara harga dan keuntungan yang didapat dari melakukan kegiatan tersebut. Walaupun pada beberapa kasus, harga dari suatu tindakan tidak sealu sama seperti saat ketika melihatnya pertama kali, harga tersebut dapat berubah seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan kondisi sekitar. 
3.      Orang rasional selalu berpikir pada batas-batas
Orang rasional akan berpikir jika dunia tidak selalu hitam dan putih, terkadang akan muncul abu-abu di dalam sebuah pilihan. Sebagaimana jika Anda ingin makan; Anda tidak hanya mempunyai dua pilihan untuk berpuasa atau makan dengan rakus, namun Anda cukup hanya dengan makan secukupnya. Manusia rasional adalah mereka yang merencanakan dan melakukan segala usaha terbaiknya untuk dapat menggapai keinginannya.
4.      Manusia merespon pada insentif.
Manusia akan  mau melakukan jika ada insentif yang diterimanya. Sebuah insentif adalah sesuatu yang mendorong manusia untuk melakukan suatu tindakan , dapat berupa penghargaan maupun hukuman. Insentif berperan penting dalam  pembelajaran ekonomi, karena manusia rasional membuat keputusan dnegan membandingkan biaya dan keuntungan, maka secara tidak langsung mereka telah merespon insentif.
5.      Perdagangan akan membuat manusia menjadi lebih baik.
Jika tidak ada pertukaran (perdagangan) maka manusia diharuskan untuk memproduksi seluruh kebutuhannya sendiri, sedangkan hal itu snagat tidak mungkin. Manusia membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya.
6.      Pasar adalah tempat terbaik untuk mengorganisasikan aktivitas ekonomi.
Kegiatan ekonomi akan menjadi lebih baik jika diorganisasikan oleh pasar. Prinsip ekonomi ini dilatar belakangi oleh runtuhnya Uni Soviet dan negara Eropa Timur lainnya. Harga menentukan permintaan dan penawaran, dan hal inilah yang menjadi inti dari pasar itu sendiri.
7.      Pemerintah terkadang  dapat meningkatkan pendapatan pasar.
Pemerintah terkadang dapat menjadi stabilitator yang dapat mengatur atau melindungi perekonomian pasar yang sedang kacau. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara membuat berbagai kebijakan yang nantinya dapat menenangkan kondisi pasar yang ada.
8.      Standar hidup suatu negara bergantung pada kemampuannya memproduksi barang dan jasa.
Semakin banyak barang dan jasa yang dapat diproduksi oleh suatu negara, semakin besar pula pendapatan dan pekerjaan yang tersedia dinegara tersebut, manusia menjadi lebih aktif dalam menjari kemakmuran dan membuat standar hidup mereka menjadi lebih tinggi.
9.      Harga naik ketika pemerintah mencetak uang terlalu banyak.
Semakin banyak uang yang beredar, membuat nilai uang tersebut menjadi turun, inflasi akan meraja lela dan penghargaan manusia akan uang menjadi turun (pada taraf ekstrem). Oleh karena itu, pemerintah, melalui bank sentral, harus terus mengatur jumlah uang yang beredar agar perekonomian menjadi stabil dan mencegah inflasi hebat mengguncang.
10.  Dalam jangka pendek, inflasi dan pengangguran bergerak secara berlawanan.
Jika inflasi naik, maka pengangguran akan turun, dan begitu pula sebaliknya.




“Ekonomi adalah cerminan dari kehidupan manusia.”
-Historya Ardiyanti-

"Failure Makes It Perfect"

This is one of my quote; "Failure Makes It Perfect"

Sounds so pathetic isn't it? hahah indeed.


Do you have a dream? A wish? A desire?
Do you ever wake up and wonder: What would it be like to love life?
People can tell you “follow your dream,” but is anyone really doing it?


 I have given up on my dreams lately, the dream about seeing the bigger world. It doesn't mean like only going abroad or having vacation, i mean, i want to see the world with not just from my own glasses but also everyone's. It's hard to explain it in words, I feel like I'm being caged by something, I'm struggling without knowing what i should aim for.

I always said that I have no interest in politic or something about gaining powers to control others. But bullshit... i lied. I have a big interest in gaining powers to control others. I like to see everything go like what i want (well, everyone does). But i still have no idea about my own goal. Can i stay doing my days and let the time to answer?

As I write this post, i don't even know which stage of life that i've been living in. Have I been someone as incredible as i was aiming for in past? Or will the-past-of-me be disappointed if know that i've turned to be like this? Let the life flows.. Let your opinion speaks as loud as it can... Let yourself step forward..

Step by step, I'm sure i can make it.

Jumat, 17 Oktober 2014

Awal Perkuliahan

Setelah lulus SMA dan melanjutkan studi di Jogja, saya sudah berniat ingin mencoba menjalani kehidupan baru sebagai seorang aktivis maupun akademis. Mengingat biaya kuliah yang saya keluarkan bukanlah nominal yang sedikit, merasa prihatin dengan orang tua yang sudah banting tulang siang-malam, sudah selayaknya bagi saya untuk memberikan yang terbaik dan mencari peluang untuk kedepannya nanti.

Saya mengambil konsentrasi Ilmu Ekonomi di Universitas Gadjah Mada, mengingat fakultas saya merupakan salah satu fakultas tersibuk karena event-nya yang luar biasa banyak, saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini untuk menambah pengalaman dan pembelajaran non-akademik. Baru seminggu kuliah saya sudah menyertakan diri dalam kepanitiaan GMEF (Gadjah Mada Entrepreneurs Festival), cuman bermodal CV dan kemampuan standart Alhamdulillah lolos open recruitment. Hari-hari masih berjalan dengan (Akhamdulillah) lancar dan terkendali, walau gabut sudah menjadi makanan sehari-hari, berdatangan teman-teman dari penjuru daerah silih berganti, logat bicara kami pun menjadi ciri tersendiri. Minggu ketiga saya kuliah, saya bergabung dengan kepanitiaan FSDE (Forum Diskusi dan Studi Ekonomi). Saya menikmati kesibukan saya di kampus, namun sesibukkan apapun saya masih saja ada waktu untuk menonton anime berjam-jam maupun hang out dengan kawan hingga malam (cuma ke KFC sebenernya, beli float doang). Terdapat banyak sekali open recruitment di kampus saya, saya sendiri baru mengikuti 3 kepanitiaan di semester ini. Saya pun hanya mengikuti satu organisasi, BEM Fakultas Ekonomika dan Bisnis, tidak ada keinginan untuk menambah organisasi lagi, namun jika memang Allah SWT menginjinkan saya disini lebih lama, mungkin tahun depan saya ingin mendaftar Youth Finance, organisasi di luar kampus. Jika memang nasib saya memang di kampus ini...ya.. hahaha.. lol, saya masih ragu untuk hal yang satu ini.

Hari demi hari saya lalui, bertahap tahap itu pula saya mulai mencintai bidang studi yang saya tekuni. Jika mengingat masa SMA, melihat buku ekonomi mikro saja saya sudah merasa jijik, sekarang semua itu sudah bagaikan sarapan pagi. Berhubung rumah saya (Purworejo) tidak jauh dari jogja, saya selalu menyempatkan pulang ke rumah seminggu sekali, walau sempat beberapa kali saya bar pulang dua minggu sekali karena ada kegiatan. Kembali ke suasana rumah bagaikan mengisi ulang daya kerja saya untuk kembali ke dalam kehidupan kost dan kuliah. Minggu lalu saya sudah menyelesaikan ujian tengah semester yang Alhamdulillah berjalan lancar.

Ada salah satu quote dari dosen saya yang sangat mengena di hati saya: "Kalian harus sakti dulu di Indonesia kalau mau keluar negeri!". Kegagalan saya dalam mengikuti beberapa beasiswa luar negeri mungkin mendasari akan mengapa saya menyukainya, mungkin saya dituntut untuk 'sakti' dulu di negeri tercinta. Allah akan bersama orang-orang yang berusaha.